Media Massa

barusan baca berita tentang pembantaian 1 keluarga gara gara putus cinta — ini apa? mau bikin kita kita yang berhati baik dan tidak modus sama sekali ini jelek oleh 1 kabar yang beredar atas nama “pemuda bejat” yang tiap hari di koran, internet, tv dikabarkan telah membunuh, mencabuli, kawin lari, dsb? Pikir dong duh! Dampak tersebut bukan kamu doang, kita kita ini juga dibikin takut karena nanti kemungkinan kita juga kena imbasnya.  Apalagi liat kondisiku sama dia … kalo dikaitkan sama yang kasus sekolah NA-JIS itu juga kemungkinan orang tuanya bisa bertanggapan negatif juga.  Bingung kan buat ngebuktikan gimana caranya? Sekilas emang sekarang aku sama dia terpaut jauh terlihat.  Tapi ntar kan kalo dah pada gede gak keliatan.  Tapi kan sama aja, berita buruknya kan sekarang lagi HOT!  Aku cuman mau klarifikasi bahwa nggak semua orang kaya gitu bapak ibu para calon mertua laki laki baik berahklak mulia.  Saya pribadi langsung kaget sama berita tersebut.  Karena ketika berita tersebut tersiar maka ada dua kemungkinan.  Para orang tua melarang anaknya berinteraksi lebih dekat dengan seseorang atau juga malah memilih untuk menjodohkan mereka?! HUAAAA ————————————————–  Untung masih lama ;;

Advertisements

Wind Blows

Only god knows. Pasrah deh.  Nggak ngeharepin aneh aneh. Cuman ya, kalo nggak diusahaain juga impossible.  Terus dengan kabar yang beredar di koran akhir akhir ini semoga juga nggak ngubah cara pandang orang tua mereka.  Karena aku bukan seperti itu!

Apakah

Okai kelihatanya sinar itu mulai meredupkan cahayanya, terlihat dibalik dedaunan yang padat dan lebat sebuah siluet aneh dengan dua kaki menggantung di sela sela ranting, bukan, melainkan ternyata aku sendiri yang membuat siluetnya dengan duduk santai diantara dedaunan itu. Tapi kenapa? Ada apa dengan aku?

 

Andai kata mereka lelah lalu merebahkan tubuhnya sehingga tak ada lagi namanya perjuangan mungkin aku bisa saja berdiri tegap dan menunjukan betapa hebatnya diriku, hanya saja.  Ketika semua sudah berlari mengejar matahari, aku berdiri tegap terdiam sendiri.  Emosi yang bahkan api seukuran matahari belum mampu menandingi luapan isi hati seorang yang dikhianati.  Hanya ketika itu saja dan tak ada lagi.

 

Adapun rembulan tertawa terbahak bahak melihatku sendiri, tak apa lah, nanti saya juga saya mati akan sendiri lagi.  Ketika ditanya apa pilihan hati, maka diri berjanji bahwa usaha adalah harga mati.  Sebuah persembahan dari diri, nyawa ini, engkau wahai bidadari, jagalah, tuhaaan! Jadikanlah aku sebagai yang bisa baginya, bagi dia, bagiku sediri juga.

Bisa aja

Kapan hari aku nemu ask.fm nya orang … (dia sih)

 

terus nulis gini

” Bulanpun takan pernah bersinar seterang dirimu, dan dirimu juga tidak bersinar seterang matahari. Sinarmu sangat sempurna seperti saat ketika kita bertemu di jalan setapak menyusuri langkah demi langkah. Begitu kata para perangkai kata, bagiku kau segalanya 😀 “

 

Dijawab cuman ” ahh anon bisa aja 🙂 ” 

 

-Aku Pororo

Muaaf

Aku nggak seharusnya bikin kamu panik …. Tapi galau juga ….

Maaf banget kalo sampe bikin kamu mikir …. Duso aku ): masa sampe harus mikir soal ginian pas waktu kecil ):

Terimakasih loh tapi! Ini bikin aku tambah semangat berjuang! Gak bakal aku lupa sama kau! Malah tambah sayang adanya ((((: