Terang sudah, jalanan yang gelap ini terang sudah

Kutemukan sebuah wadah terang menyilaukan tergeletak

Seberkas harapan yang menjadi hembusan kehidupan, memberi nyawa kepada siapa saja yang merasa

Hidup denganya selalu nyata, sebelum akhirnya sang pencipta berkata apa yang diluar kehendak kita

Aku hanya bisa menyapa diantara batu bata yang tertata, melihatnya tertawa dalam suka dan merasa duka ketika suasana menjadi hampa.

Oh dia.

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s