Kita semua tahu bahwa di dunia ini nggak ada yang mudah.  Suatu kebebasan aja susah di dapatkan. Padahal hakikatnya semua orang di dunia adalah orang yang bebas. Aku adalah seorang manusia, aku bukan robot yang sudah terprogram untuk melakukan sesuatu. Aku bisa melakukan banyak hal …. hanya saja kalau aku punya ilmunya.

Aku mau numpahin perasaan, yaah setelah melihat berbagai kasus yang terjadi di sekitarku. Aku ngerasa kecewa. Harusnya ini nggak pernah terjadi  jikalau ….. ahh sudahlah.  Yang bikin gila kan sebenernya dampak dari semua ini. Aku nggak pernah siap buat nerima.

Kalo dibayangin itu kaya ngimpiin kita di suatu jalanan yang sepi di tengah kota, penduduk tiba tiba menghilang, seketika terbayang film horror buatan hollywood.  Sepi sih seluruh kota memang milik kita, tapi ada hantu gentayangan ngincer kita kan gak asyik. Bayangin aja, toko boneka yang warnanya didominasi oleh wallpaper pink hello kity. Rasa bahagia banget …. masuk ke toko elektronik, ngambil hape samsung galaxy S4 gratis … bebe em pertamax plus, tapi tau tau pas nyetir jalanan berkabut, ban gembos, kabut semakin tebal, tiba tiba terdengar suara langkahan kaki dari kejauhan, muncul jejak telapak tangan di kaca mobil yang ber embun …… Mimpi buruk!

Mungkin itu gambaran dari arti “Relationship”. Terlalu rela, merelakan, direlakan. Awalnya manis, indah, colorfull. Tengah tengah ada gossip sana sini, tengkar, cemberutan, air mata, air mata, air mata. Di akhir …… ahh sudahlah karena terlalu banyak versi yang terjadi di akhir kata “Rela-tionship”.  Bingung, ya!  Aku juga bingung! Makanya aku menuangkan kebingunganku pada sahabatku disini.  Dia selalu bisa menampung semua ceritaku.

Tapi aku akui, rasanya galau itu enak …. ada rasa dimana kita butuh kasih sayang dari orang lain, perhatian, senyuman. Itu semua wajar!

Kaya aku nulis ini, wajar saja aku nulis nggak beraturan. Aku sudah terlalu terbebani oleh peraturan nyata kehidupan, biarlah aku jadi liar dalam tulisan ini, menjadi berani walau cuman dengan kata kata, pahlawan didalam blog-ku sendiri lah.

Kehidupan sma ini, Alhamdulillah tinggal setahun.  Aku menikmatinya sangat ketika aku berada di sekolahku ini.  Sekolah yang unik. Sekolah alam. Mbois cak namanya … “Insan Mulia”.  Meskipun terdengar nggak meyakinkan, anak anak disini adalah calon calon anak ber “Insan Mulia”.  Aku bersekolah disini sebenernya dalam rangka mencoba bersosialisasi dengan cara baru. Memulai dengan yang baru, menutupi yang lama.  Aku gila, aku sedih, aku sebenernya cuman belajar.  Ya, dari kehidupanlah butir butir mutiara akan tumbuh. Mutiara itu akan menjadi incaran para penikmatnya.

Ive seen that people usually ignore.  They are abandoned people, mereka didiskriminasi dari masyarakat sekitar karena mengganggu.  Mereka anak jalanan.  Aku bertanya, mengapa? kenapa?

Aduh! Pusing kepala!  Aku 17 tahun aja belom nyampe, sudah bisa stress.  Tapi bodohnya aku, ini kan bukan masalahku sekarang…………..

Masalahku sekarang, aku bingung harus bertindak.  Unas dan SNMPBTN apalah itu yang mengganggu.  Mereka adalah beban yang sebentar lagi akan ditimpakan, apa persiapanku?

Ya Allah, aku mohon Ridhamu!
Aku bisa Ya Allah!
Aku bisa Ya Allah!
Aku bisa Ya Allah!
Aku bisa Ya Allah!
Aku bisa Ya Allah!

Aamiin!!!!!!!!!!!!

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s