Pendapat.

Bisa dibilang kali ini aku hanya mengutarakan pendapat, curahan hati di dalam permainan kata yang tak seberapa bagus. Meskipun begitu, ini adalah catatan catatan kaki saya dalam menyusuri kehidupan.

 

Aku sebenernya nggak pernah setuju sama idealisme ” Hidupku Hidupmu, enyalah dari hadapanku! ”  

Kenapa?

Karena begini. Kita hidup pada dasarnya saling membutuhkan.  Bagaimana bisa kamu berdalih mengutarakan hal seperti itu? Memangnya kamu tidak butuh teman apa?

Biasanya seperti itu hanya terdapat pada anak anak, catet ya.

– Kaya harta

– Anak manja

– Anak terakhir

– Anak kuper

– Anak yang mengalami masalah sosial yang serius

DLL.

Mereka itu merasa bahwa mereka tak butuh kita / orang lain.  Kalau gitu, aku berharap kamu nggak jadi beban orang lain aja ya, seperti pada statementmu diatas.

 

Kedua, aku nggak pernah suka sama leader yang mentang mentang.  Menurutku sebagian leader / pemimpin group dari para pelajar kita ini adalah orang yang mentang mentang.  Kenapa? mereka hanya akan mau bergaul dan megajak teman teman pilihan yang menurut  dia menguntungkan.  Memang sih logikanya kalau tak menguntungkan memang ditinggal. Tetapi, jika unsur “mentang mentang” dipakai itu sama saja dengan sombong, dan aku paling benci orang sombong.

 

Munafik.  Semua orang tau arti kata ini. Pernah menggunakan kata ini pada seseorang.  Tapi sadarkah, bahwa apakah anda termasuk di didalamnya?

 

Jadi sebelum membuat keputusan, pikir baik baik. Karena jika tidak, orang lain pasti terkena imbasnya. Kalau sudah begitu, siapkah menerima resikonya?

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s