Dia

Aku adalah sebuah emosi yang ditimbulkan oleh suatu kejadian acak beberapa minggu ini. Dimana aku bertarung melawan sebuah pemikiran logis yang selalu senang ber argumen.

Hari ini aku adalah sebuah emosi senang. Karena ada dia memberiku sebuah kejutan kecil. Tulisan di tangan ini adalah sebuah goresan halus dari ballpoint miliknya. Aku senang. Aku bahagia. Ku rasa tanganya yang lembut itu menyentuh kulit coklatku dengan pelan. Aku merasa spesial. Melayang

Hari berikutnya, aku adalah emosi kecewa. Kecewa karena penantian. Kecewa karena harapan. Kecewa karena suatu hal. Tapi rasa itu berubah ketika aku bertemu denganya. Aku berubah bahagia seketika. Huh dasar.

Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s