Dear silent reader.

I know, aku tahu kamu. Kamu yang selalu mengisi angka 1 dalam statistik blog saya. Dan selalu dri google dengan encrypted_search_term.

Dare to me! Sms to 081252569998 or add my line ratyaab

Sure I wanna know.

Ketika laut berdesis dan kita pun tak tau apa yang mereka sedang mereka perbincangkan, kebayang sosok yang tak asing. Sosok yang selalu bikin kita nyaman, sosok yang familiar. Entah mama papa teman kekasih siapa saja itu …. This moment, being with you now has made me complete.

This is why the story began….

Will you give me just a time to be in your side a lifetime watching you and live with. Rembulan dan lautan yang sedang berpacaran mesra meskipun dusta sepertinya. Happy to be needed by you, when you need someone to chill you out.

When somebody needs you, when she needed you last to be with you, who knows lead us. But if you let me loved you, all the way, my love will taller than the tallest dreams, deeper than a deep blue seas. All the way.

Throughout the days and years, I’ll search the glory with you, beside me. All the way.

Bahkan secuil batu yang berada di kolam mempunyai alasanya untuk tinggal. 

Bangke gak sih? Kemakan kata kata sendiri. Jadi tambah bingung aku. Kadang harus bisa realis ditengah ego dan Individualis.

Schriebe auf Deutsch!

Ich finde meine Freundin sehr intereßant. Das ist Mhßwr. Sie ist sehr nett und freundlich auch sehr schön . Ich kann nicht meinen sonstwas. Sie kann mich mein Problem vergessen gemacht. Ich finde dich sehr attraktiv! Ich möchte dass dies Moment haltbarer sein! Ich kann nicht es ende oder schluß viel schnell sehen. Gerade, wenn alles glattgeht, vielleicht soll ich meine Regung nachweisen für dich. Gerade, wenn der Moment erlaubt. Tschüss perfekt, willkommen Mhßwr!

Ahh

Sudah semua pengejaran ini. Sudah semua niat ini. Sudah semua janji ini. Sudah semua, gugur, gugur di saat yang pas. Gugur atas nama pertemanan, gugur karena dua orang sohib yang saling menyukai obyek yang sama. Gugur, karena dia sudah mengejarmu sejak lama. Dia yang menjadi teman, dia yang sering mendengarkanku bicara tentangmu.

Aku serahkan semua harapanku sudah, padanya kuserahkan semangatku yang dulu atas nama usaha untuk mengejarmu. Sedih, memang …  demi seorang teman.

Bye, Goodbye Altsky.

Satu lagi, hari yang tidak terlalu menarik. Mata ini berat sekali untuk digunakan. Kaki ini seakan membawa ber ton-an barang, tubuh yang ditompang.  Ketika lelah menyelimuti, semangat harus mumpuni. Masalah 1 demi 1 mulai terpecah yang jelas kenapa kok nambah  ……  Apakah arti semua ini?

Hidupku baru seutas tali, lulus SMA coy, pikiranku sudah kemana mana.  Seolah olah susah, padahal mudah. Dasar remaja ….

Terang sudah, jalanan yang gelap ini terang sudah

Kutemukan sebuah wadah terang menyilaukan tergeletak

Seberkas harapan yang menjadi hembusan kehidupan, memberi nyawa kepada siapa saja yang merasa

Hidup denganya selalu nyata, sebelum akhirnya sang pencipta berkata apa yang diluar kehendak kita

Aku hanya bisa menyapa diantara batu bata yang tertata, melihatnya tertawa dalam suka dan merasa duka ketika suasana menjadi hampa.

Oh dia.

Aku yang gabisa lepas dari eratanmu meskipun jauh disini, aku yang bahkan untuk binatangpun tak pantas menjadi temanya. Aku yang yang bukan siapa siapa ini selalu mengeluh meskipun tahu bahwa keluhanku juga tidak bakal membuka sebuah alasan buat mu untuk melihat buku bersampul coklat tua tak bermakna disini. Untuk sekedar mengucap sapa ataupun saling bertukar senyum, apalagi berani membukanya?

Ketika kata terucap, maka sudahlah, beginilah, apa adanya, berat sekali goyanganya, lirikan mata orang lain terasa begitu memikat ketimbang harus menunggu apa dan siapa disana yang dilakukan oleh mereka.  Bodo gini aja sudh gak kuat, katanya mau sampek gede? Aammiinn